Home > kursus teknisi handphone > Mengupas Teknologi Push To Talk

Mengupas Teknologi Push To Talk


Teknologi Push-To-Talk (PTT) bisa diartikan sebagai layanan komunikasi satu arah yang memungkinkan dua ponsel saling berbicara  seperti pembicaraan pada dua pesawat walkie talkie atau handie talkie (HT).

Dalam kondisi normal, ponsel yang kita miliki saat ini menganut teknologi full-duplex, artinya kedua belah pihak yang saling berbicara bisa saling mendengar satu sama lain pada saat yang bersamaan, misalnya si A dengan si B.

Jadi, si A dan si B bisa saling bersahutan memotong pembicaraan tanpa harus menekan tombol tertentu untuk berbicara serta memotong lawan bicara. Ini berbeda dengan teknologi PTT yang pada dasarnya menggunakan teknologi half-duplex, yaitu komunikasi hanya bisa berlangsung dalan satu arah.

Untuk mengontrol siapa saja yang harus berbicara dan yang harus mendengarkan, PTT mengharuskan si A menekan tombol sewaktu bicara dan melepaskan lagi  tombol itu bila selesai berbicara di ponsel.

Sebaliknya, si B tidak menenakan tombol apapun untuk mendengarkan lawan bicara. Barulah ketika akan memberikan respon, si B menekan tombol untuk  berbicara dan si A bisa mendengar, karena telah  melepas tombol bicara.

Kelihatannya memang lebih repot dibandingkan dengan telepon biasa yang full duplex: tidak berebut menekan tombol untuk memotong pembicaraan. Teknologi PTT diperkenalkan pertama kali pada tahun 2002. Layanan itu diluncurkan melalui jaringan 3G melalui teknologi VoIP voice over Internet protocol.

Secara teknologi, komunikasi PTT bisa dilakukan oleh lebih dari dua ponsel PTT, seperti layaknya pada HT yang bisa dilakukan oleh lebih dari dua pesawat HT. Lalu apa kelebihan dari ponsel atau  layanan PTT ini? Salah satu di antara kelebihan

PTT adalah kemampuan memblokir atau menyingkirkan  peserta yang tidak diterima oleh peserta bicara dalam satu grup. Kelebihan lain PTT adalah untuk menyembunyikan nama dan status kehadiran pengguna dari peserta atau grup obrolan lain.

Sayangnya, para pengguna ponsel di Tanah Air saat ini belum bisa menikmati layanan PTT. Maklum, belum ada satu operator pun yang sudah siap menggelar layanan PTT secara komersial. Kalau ada, mereka baru dalam tahap uji coba.

Selain itu, ketersediaan ponsel berkamampuan PTT masih langka. Maklum, hanya ponsel tertentu saja yang sudah dibandrol dengan fitur PTT

  1. abirofa
    July 28, 2008 at 4:44 pm

    Klo Pake PTT kena tarif ga ya? ato gretongan gthu???kayak walkie talkie…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: